Di antara Keutamaan Basmalah dan Tasmiyah

🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾

Berikut ini adalah beberapa keutamaannya:

📕 Basmalah adalah salah satu nama Allah Taโ€™ala

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu โ€˜Anhuma, katanya:

ุฃู† ุนุซู…ุงู† ุจู† ุนูุงู† ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุณุฃู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… ุนู† ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… ูู‚ุงู„ : ู‡ูˆ ุงุณู… ู…ู† ุฃุณู…ุงุก ุงู„ู„ู‡ ูˆ ู…ุง ุจูŠู†ู‡ ูˆ ุจูŠู† ุงุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฃูƒุจุฑ ุฅู„ุง ูƒู…ุง ุจูŠู† ุณูˆุงุฏ ุงู„ุนูŠู† ูˆ ุจูŠุงุถู‡ุง ู…ู† ุงู„ู‚ุฑุจ

Bahwasanya Utsman bin Affan Radhiallahu โ€˜Anhu bertanya kepada Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam tentang bacaan Bismillahirrahmanirrahim. Beliau menjawab: โ€œIa adalah salah satu dari Nama-nama Allah, begitu dekatnya kalimah Bismillah ini dengan Nama Allah yang Teragung seperti dekatnya biji mata yang hitam dengan biji mata yang putih.โ€ (HR. Al Hakim No. 2027, katanya: shahih. Al Baihaqi, Syuโ€™abul Iman No. 2327, Alauddin Al Muttaqi Al Hindi, Kanzul โ€˜Ummal No. 4048)

📗 Untuk melawan dan melemahkan syetan

Berikut ini riwayatnya:

ุฃูŽุจููŠ ุงู„ู’ู…ูŽู„ููŠุญู ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุฌูู„ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ูƒูู†ู’ุชู ุฑูŽุฏููŠููŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ููŽุนูŽุซูŽุฑูŽุชู’ ุฏูŽุงุจู‘ูŽุฉูŒ ููŽู‚ูู„ู’ุชู ุชูŽุนูุณูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽุง ุชูŽู‚ูู„ู’ ุชูŽุนูุณูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุฅูุฐูŽุง ู‚ูู„ู’ุชูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุชูŽุนูŽุงุธูŽู…ูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ู…ูุซู’ู„ูŽ ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุชู ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุจูู‚ููˆู‘ูŽุชููŠ ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ู‚ูู„ู’ ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุฅูุฐูŽุง ู‚ูู„ู’ุชูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุชูŽุตูŽุงุบูŽุฑูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ู…ูุซู’ู„ูŽ ุงู„ุฐู‘ูุจูŽุงุจู

Dari Abu Malih, dari seorang laki-laki katanya: โ€œSaya memboncengi Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam, lalu tergelincirlah hewan tunggangan. Lalu aku berkata: โ€œCelakalah syetan!โ€ Beliau bersabda: โ€œJangan kau ucapkan โ€œcelakah syetanโ€, sesungguhnya jika kamu ucapkan itu maka dia membesar sampai sebesar rumah dan dia berkata: โ€œDemi kekuatanku.โ€ Tetapi ucapkanlah: โ€œBismillah,โ€ sesungguhnya jika engkau membacanya maka dia mengecil sampai seperti lalat.โ€ (HR. Abu Daud No. 3982, Ahmad No. 20591, 20592, 20690, 23092, Al Hakim, Al Mustadrak No. 7792, 7793, An Nasaโ€™i, As Sunan Al Kubra No. 10388, 10389, Al Baihaqi, Syuโ€™abul Iman No. 5183, 5184, 5185, Ath Thahawi, Musykilul Aatsar No. 321, 322, Abdurrazzaq, Al Mushannaf No. 20899, Abu Nuโ€™aim, Maโ€™rifatush Shahabah No. 2290, 2291)

Imam Al Hakim mengatakan: shahih. Juga dishahihkan Imam Adz Dzahabi dalam At Talkhish. (Al Mustadrak No. 7793).

Imam Al Bushiri mengatakan: jayyid – baik. (Az Zawaid, 6/432)

Imam An Nawawi mengatakan: shahih muttashil. (Al Adzkar, 1/263)

Imam Al Haitsami mengatakan: diriwayatkan Imam Ahmad dengan berbagai sanad, dan semua perawinya adalah perawi hadits shahih. (Majmaโ€™ Az Zawaid No. 17099)

Syaikh Al Albani menshahihkannya dalam berbagai kitabnya. (Shahihul Jamiโ€™ No. 8401, Shahih At Targhib wat Tarhib No. 3128, dan kitabnya yang lain)

Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan: shahih. (Taโ€™liq Musnad Ahmad No. 20591)

Imam Ibnu Katsir Rahimahullah mengomentari hadits di atas:

ูู‡ุฐุง ู…ู† ุชุฃุซูŠุฑ ุจุฑูƒุฉ ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ุ› ูˆู„ู‡ุฐุง ุชุณุชุญุจ ููŠ ุฃูˆู‘ู„ ูƒู„ ุนู…ู„ ูˆู‚ูˆู„

Ini (syetan yang mengecil, pen) adalah akibat pengaruh dari keberkahan Bismillah, oleh karena itu dianjurkan dibaca diawal setiap perbuatan dan perkataan. (Tafsir Al Quran Al โ€˜Azhim, 1/120)

Secara umum membaca basmalah (yakni membaca bismillahirrahmanirrahim) dan tasmiyah (membaca bismillah saja) dianjurkan pada awal setiap amal kebajikan, sebagaimana riwayat shahih tentang menjimaโ€™ istri, naik kendaraan, memulai makan, memulai majelis, memulai wudhu, dan lainnya.

Ada sebuah riwayat:

ูƒู„ ุฃู…ุฑ ุฐูŠ ุจุงู„ ู„ุง ูŠุจุฏุฃ ููŠู‡ ุจ ( ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… ) ูู‡ูˆ ุฃุจุชุฑ

โ€œSetiap urusan dalam kehidupan yang di dalamnya tidak dimulai dengan bismillahirrahmanirrahim, maka dia terputus.โ€ (Diriwayatkan oleh As Subki dalam Thabaqat As Syafiโ€™iyah, 1/6. Al Khathib dan Al Hafizh Abdul Qadir Ar Rahawi, hal. 5)

Namun riwayat ini dhaif (lemah), lantaran seorang perawi bernama Ahmad bin Muhammad bin โ€˜Imran Al โ€˜Atiqi, biasa dikenal Ibnu Al Jundi. Imam Khathib Al Baghdadi mengatakan: โ€œRiwayat darinya dilemahkan dan madzhabnya telah dicela (karena dia tasyayyuโ€™ โ€“ terpengaruh syiโ€™ah). Aku bertanya kepada Az Zuhri tentang Ibnu Al Jundi, katanya: โ€œDia bukan apa-apa.โ€ (Tarikh Baghdad, 2/414)

Syaikh Al Albani menyatakan: dhaif jiddan โ€“ sangat lemah.

(Lihat Irwaโ€™ul Ghalil, 1/29. Cet. 2. 1985M-1405H. Al Maktab Al Islami. Beirut)

Sementara Imam Ibnu Katsir berhujjah dengan hadits ini, namun tidak berkomentar apa-apa tentang derajat hadits ini. (Tafsir Al Quran Al โ€˜Azhim, 1/120)

Wallahu a’lam

🌷🌴🌻🌿🍃🍀☘🌺

✍ Farid Nu’man Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top