Luangkan Waktu UntukNya

💦💥💦💥💦💥💦

ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ู†ูŽุตู’ุฑู ุจู’ู†ู ุนูŽู„ููŠู‘ู ุงู„ู’ุฌูŽู‡ู’ุถูŽู…ููŠู‘ู ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจู’ู†ู ุฏูŽุงูˆูุฏูŽ ุนูŽู†ู’ ุนูู…ู’ุฑูŽุงู†ูŽ ุจู’ู†ู ุฒูŽุงุฆูุฏูŽุฉูŽ ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู‡ู ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุฎูŽุงู„ูุฏู ุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุจููŠู‘ู ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ูู‡ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ู‚ูŽุฏู’ ุฑูŽููŽุนูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ
ูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽู‡ู ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽ ุชูŽููŽุฑู‘ูŽุบู’ ู„ูุนูุจูŽุงุฏูŽุชููŠ ุฃูŽู…ู’ู„ูŽุฃู’ ุตูŽุฏู’ุฑูŽูƒูŽ ุบูู†ู‹ู‰ ูˆูŽุฃูŽุณูุฏู‘ูŽ ููŽู‚ู’ุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูู’ุนูŽู„ู’ ู…ูŽู„ูŽุฃู’ุชู ุตูŽุฏู’ุฑูŽูƒูŽ ุดูุบู’ู„ู‹ุง ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ุฃูŽุณูุฏู‘ูŽ ููŽู‚ู’ุฑูŽูƒูŽ

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali Al Jahdlami telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Daud dari Imran bin Zaidah dari Ayahnya dari Abu Khalid Al Walibi dari Abu Hurairah dia berkata,

“Saya tidak mengetahui hadits ini melainkan ia telah memarfu’kannya (kepada Nabi), beliau bersabda, “Allah berfirman: “Wahai anak Adam, luangkanlah waktumu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan (batin). Akan Aku tutupi kemiskinanmu. Dan jika kamu tidak melakukannya, maka Aku akan masuki hatimu dengan kesibukan dan tidak akan Aku tutupi kemiskinanmu.”

📚 Sunan Ibni Majah No. 4097, SHAHIH

🍃🌻🌾🌸🌴🌺☘🌷

✏ Farid Nu’man Hasan

2 Replies to “Luangkan Waktu UntukNya”

  1. Muhammad Syaugi says:

    Bismillah, ustadz, izin bertanya.

    1. Di islam selain istilah waktu yang efektif dan berguna, ada juga istilah waktu yang berkah (?)… Bagaimana menyikapi konsep ini?

    2. Apa saja hal – hal yang perlu dilakukan (dalam waktu tertentu) untuk membuat waktu kita menjadi berkah? Misal sebelum shubuh tahajjud, sebelum tidur wudhu dulu (?)

    Masalah yang dihadapi adalah, ketika banyak hal perlu dilakulan, entah kenapa tahajjud terasa “membuang” waktu begitu pula hal – hal yang cukup memakan waktu, bahkan hal yang cuma 5 menit selesai pun terasa seperti membuang waktu karena kita bisa gunakan itu untuk hal lain. Maka dari itu, saya ingin mengetahui bagaimana konsep waktu berkah ini. Terima kasih ustadz

    1. admin says:

      1. Berkah (Al Barokah), artinya:

      ู‡ูŠ ุงู„ู†ู…ุงุก ูˆุงู„ุฒูŠุงุฏุฉ .
      ูˆูƒุฐู„ูƒ ุงู„ุจุฑูƒุฉ ููŠ ุงู„ุฃู…ุฑ , ูุงู„ุฎูŠุฑ ูŠุซุจุช ููŠู‡ ูˆู„ุง ูŠููุงุฑู‚ู‡ ูˆูŠูุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ููŠู‡ ุจุฃู† ูŠู†ู…ููˆ ูˆูŠุฒุฏุงุฏ .
      ุงู„ุจุฑูƒุฉ ู‚ูŠู…ุฉูŒ ู…ุนู†ูˆูŠุฉ ู„ุง ุชูุฑู‰ ุจุงู„ุนูŠู† ุงู„ู…ุฌุฑุฏุฉ ูˆู„ุง ุชูู‚ุงุณ ุจุงู„ูƒู… ูˆู„ุง ุชุญูˆูŠู‡ุง ุงู„ุฎุฒุงุฆู† .. ู‡ูŠ ุดุนูˆุฑูŒ ุฅูŠุฌุงุจูŠ ูŠุดุนุฑ ุจู‡ ุงู„ุฅู†ุณุงู† .
      ุฅุฐุงู‹ ุงู„ุจุฑูƒุฉ ุชุญู…ู„ู ู…ุนู†ู‰ ู†ุฒูˆู„ ุงู„ุฎูŠุฑ ุงู„ุฅู„ู‡ูŠ .

      Artinya berkembang dan bertambah. Demikian juga makna berkah pada sebuah urusan, yaitu kebaikan selalu mengiringi urusan tersebut dan tidak pernah berpisah, dan Allah memberkahi urusan itu dengan menumbuhkan dan menambahkan.

      Berkah itu nilai yang sifatnya ma’nawiyah (esensial), tidak bisa dilihat oleh mata telanjang dan tidak bisa dianalogikan dengan kuantitas, dan tidak pula diukur dengan harta .. berkah adalah cita rasa positif yang dirasakan manusia. Jadi, berkah itu bermakna turunnya kebaikan ilahiy kepada manusia. (Selesai)

      Jadi, waktu yang berkah adalah waktu yg menumbuh dan memunculkan banyak manfaat, walau singkat. Misal, usia manusia. Banyak ulama yg wafat muda tapi kehidupan mereka penuh manfaat bagi manusia, sampai saat ini karya, jasa, ilmu, mereka masih kita rasakan. Seperti Umat bin Abdul Aziz wafat 39 th, Imam An Nawawiy wafat usia 45 th, Syaikh Hasan Al Banna wafat 42 th .. dll

      2. Standar dan pandangan hidup kita diubah dulu. Kalau pandangan hidup kita adalah materialis, maka semua aktifitas kita akan diukur untung rugi materi. Sehingga ibadah pun dianggap buang-buang waktu.

      Sedekah; buang-buang uang, …

      Shalat; buang-buang waktu ..

      Umroh dan haji; buang-buang uang, waktu, dan tenaga .. dst

      Inilah ideologi materialisme yg memang tdk mengenal kata berkah, karena berkah itu tdk bisa dilihat kasat mata tapi bisa dirasakan begitu jelas ..

      Wallahu a’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top