Buang Angin Di Salam Kedua, Apakah Batal Shalatnya?

▫▪▫▪▫▪▫▪

📨 PERTANYAAN:

assalammualaikum…

ust bgm hukumnya yg seseorang punya penyakit buang buang angin…

lalu ia ktika sholat berjamaah ia di saat saat terakhir ingin buang angin lalu ia tahan sampai imam salam pertama..

ketika salam pertama langsung ia ikut salam pertama lalu pas salam ke dua ketika imam bilang di salam kedua baru as…

lalu makmum atau ia langsung bilang assalammualaikum warohmatulloh dengan cepat saat rokaat kedua…

apakah makmum tersebut sholatnya batal ust? (+62 895-3721-xxxxx)

📬 JAWABAN

🍃🍃🍃🍃🍃

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah

Semoga Allah angkat penyakitnya .. pada prinsipnya makruh menahan buang angin, BAB, BAK, saat shalat ..

Tapi, karena ini penyakit semoga Allah maafkan ..

Ada pun buang angin saat salam kedua tidaklah batal shalatnya, sebab berakhirnya shalat adalah di salam pertama, dan itu sudah cukup .. salam kedua adalah Sunnah ..

عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُسَلِّمُ فِي الصَّلَاةِ تَسْلِيمَةً وَاحِدَةً تِلْقَاءَ وَجْهِهِ يَمِيلُ إِلَى الشِّقِّ الْأَيْمَنِ شَيْئًا

Dari ‘Aisyah berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam salam dalam shalatnya hanya sekali salam ke arah mukanya sedikit condong ke sebelah kanan.”

(HR. At Tirmidzi no. 296, Shahih)

Dan para imam empat madzhab sepakat salam ke kanan adalah wajib, dan itu sudah cukup .. ada pun ke kiri adalah Sunnah.

Syaikh Khalid Abdul Mun’im Ar Rifa’iy mengatakan:

فَقد ذهَبَ عامَّة أهلُ العِلْمِ إلى وجوب التَّسليمة الأُولى فقط، ومنهم الأئمَّة الأربعة، وفي روايةٍ عندَ الحنابِلة أنَّه يَجِبُ التّسليمتان. والرَّاجحُ قول الأكثرين في عدم وجوب التَّسليمة الثانية، وأنَّها مندوبةٌ فَقَطْ؛ لِما صحَّ عنِ النَّبيّ صلى الله عليه وسلم أنَّه اجتزأ بتسليمةٍ واحدة

Umumnya ulama berpendapat wajibnya salam adalah di salam yang pertama saja, di antara mereka adalah imam yang empat, dalam satu riwayat Hambaliyah bahwa yang wajib dua kali salam.

Pendapat yg yang lebih kuat adalah pendapat mayoritas ulama bahwa yang wajib yang pertama saja, yang kedua anjuran saja. Sebab, telah Shahih dari Nabi ﷺ bahwa Beliau mencukupi dengan sekali salam saja. (selesai)

Demikian. Wallahu a’lam

🌻☘🌿🌸🍃🍄🌷💐

✍ Farid Nu’man Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top