Pelajarilah Hadits Nabi!

🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾

📌 Dari Tsauban Radhiallahu โ€˜Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam bersabda:

ู„ูŽุง ุชูŽุฒูŽุงู„ู ุทูŽุงุฆูููŽุฉูŒ ู…ูู†ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ุธูŽุงู‡ูุฑููŠู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ู„ูŽุง ูŠูŽุถูุฑู‘ูู‡ูู…ู’ ู…ูŽู†ู’ ุฎูŽุฐูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽ ุฃูŽู…ู’ุฑู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูƒูŽุฐูŽู„ููƒูŽ

โ€œAda segolongan (thaifah) umatku yang senantiasa di atas kebenaran, tidaklah memudharatkan mereka orang-orang yang menelantarkan mereka, sampai Allah datangkan urusannya (kiamat), dan mereka tetap demikian.โ€ (HR. Muslim No. 1920, At Tirmidzi No. 2229, Ibnu Majah No. 6)

Siapakah โ€œsegolongan umatkuโ€ yang dimaksud dalam hadits ini?

Imam Ali bin Al Madini Rahimahullah berkata:

ุนู„ูŠ ู‡ู… ุฃู‡ู„ ุงู„ุญุฏูŠุซ

Bagiku mereka adalah ahli hadits. (Sunan At Tirmidzi No. 2229)

Imam Ahmad bin Hambal Rahimahullah berkata:

ุฅู† ู„ู… ูŠูƒูˆู†ูˆุง ู‡ู… ุฃู‡ู„ ุงู„ุญุฏูŠุซ ูู„ุง ุฃุฏุฑูŠ ู…ู† ู‡ู… ุŸ

Jika mereka bukan ahli hadits maka aku tidak tahu lagi siapakah mereka ? (Imam An Nawawi, Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 13/76)

Al Qadhi โ€˜Iyadh Rahimahullah berkata:

ูˆุฅู†ู…ุง ุฃุฑุงุฏ ุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ ูˆุงู„ุฌู…ุงุนุฉ ูˆู…ู† ูŠุนุชู‚ุฏ ู…ุฐู‡ุจ ุฃู‡ู„ ุงู„ุญุฏูŠุซ

Maksudnya adalah Ahlus Sunnah wal Jamaโ€™ah dan orang yang berkeyakinan dengan madzhab Ahli Hadits. (Ibid)

Sementara Imam An Nawawi Rahimahullah menjelaskan, bahwa maksud golongan ini tidak terbatas ahli hadits saja:

ู‚ู„ุช ูˆูŠุญุชู…ู„ ุฃู† ู‡ุฐู‡ ุงู„ุทุงุฆูุฉ ู…ูุฑู‚ุฉ ุจูŠู† ุฃู†ูˆุงุน ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ู…ู†ู‡ู… ุดุฌุนุงู† ู…ู‚ุงุชู„ูˆู† ูˆู…ู†ู‡ู… ูู‚ู‡ุงุก ูˆู…ู†ู‡ู… ู…ุญุฏุซูˆู† ูˆู…ู†ู‡ู… ุฒู‡ุงุฏ ูˆุขู…ุฑูˆู† ุจุงู„ู…ุนุฑูˆู ูˆู†ุงู‡ูˆู† ุนู† ุงู„ู…ู†ูƒุฑ ูˆู…ู†ู‡ู… ุฃู‡ู„ ุฃู†ูˆุงุน ุฃุฎุฑู‰ ู…ู† ุงู„ุฎูŠุฑ ูˆู„ุง ูŠู„ุฒู… ุฃู† ูŠูƒูˆู†ูˆุง ู…ุฌุชู…ุนูŠู† ุจู„ ู‚ุฏ ูŠูƒูˆู†ูˆู† ู…ุชูุฑู‚ูŠู† ูู‰ ุฃู‚ุทุงุฑ ุงู„ุฃุฑุถ

Aku (An Nawawi) berkata: bahwasanya kelompok ini berbeda-beda di antara macam-macam orang beriman. Di antara mereka ada para pemberani dari kalangan mujahid, ahli fiqih, ahli hadits, orang-orang zuhud, orang yang beramar maโ€™ruf nahi munkar, juga macam-macam kebaikan lainnya. Tidak mesti mereka ini berkumpul di satu tempat tetapi boleh saja mereka berpencar di berbagai penjuru bumi. (Ibid)

📌 Dari Abu Hurairah Radhiallahu โ€˜Anhu, bahwa Nabi ๏ทบ bersabda:

ุจุฏุฃ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุบุฑูŠุจุง ูˆุณูŠุนูˆุฏ ูƒู…ุง ุจุฏุฃ ุบุฑูŠุจุง ูุทูˆุจู‰ ู„ู„ุบุฑุจุงุก

Islam pertama kali dipandang asing dan akan datang masa dianggap asing lagi, maka beruntunglah orang-orang asing itu. (HR. Muslim No. 145)

Siapakah ghuraba (orang-orang asing) yang dimaksud? Salah satu maknanya, sebagaimana dijelaskan dalam hadits lain:

ุงู„ุฐูŠู† ูŠุญูŠูˆู† ุณู†ุชูŠ ูˆูŠุนู„ู…ูˆู†ู‡ุง ุนุจุงุฏ ุงู„ู„ู‡

Orang-orang yang menghidupkan sunahku dan mengajarkannya kepada hamba-hamba Allah. (HR. Al Qudhaโ€™i dalam Musnad Syihab No. 1052, 1053)

📌 Pujian Para Imam

Al Aโ€™masy Rahimahullah berkata:

ู„ูŽุง ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุฃูŽูู’ุถูŽู„ูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽูˆู’ู…ู ูŠูŽุทู’ู„ูุจููˆู†ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซูŽ ูˆูŽูŠูุญู’ูŠููˆู†ูŽ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุณู‘ูู†ูŽุฉูŽ

Aku tidak ketahui bagi Allah kaum yang lebih utama dibanding kaum yang mencari hadits dan menghidupkan sunah ini. (Al Qadhi โ€˜Iyadh, Al Ilmaโ€™ , Hal. 27)

Imam Sufyan Ats Tsauri Rahimahullah berkata:

ู…ูŽุง ุดูŽูŠู’ุกูŒ ุฃูŽุฎู’ูˆูŽููŽ ุนูู†ู’ุฏููŠ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ูˆูŽู„ูŽุง ุดูŽูŠู’ุกูŽ ุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ู…ูู†ู’ู‡ู ู„ูู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุจูู‡ู ู…ูŽุง ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู

Tidak ada sesuatu yang lebih membuatku takut (kepada Allah) dibanding mempelajari hadits, dan tidak ada sesuatu yang lebih utama darinya bagi orang yang menginginkan apa-apa yang ada di sisi Allah. (Ibid, Hal. 28)

Beliau juga berkata: โ€œInnama Ad Diin bil aatsaar โ€“ Sesungguhnya agama itu adalah dengan atsar-atsar (hadits).โ€ (Ibid, Hal. 38)

Syaikh Al Albani mengutip sebuah syair dalam kitabnya:

ุฃู‡ู„ ุงู„ุญุฏูŠุซ ู‡ู… ุฃู‡ู„ ุงู„ู†ุจูŠ ูˆุฅู† ู„ู… ูŠุตุญุจูˆุง ู†ูุณู‡ ุฃู†ูุงุณู‡ ุตุญุจูˆุง

Ahli hadits, mereka adalah keluarga Nabi, walau pun mereka tidak bersahabat dengan dirinya, tapi mereka bersahabat dengan nafas-nafasnya. (Tahrim Alat Ath Tharb, Hal. 69)

Wallahu A’lam wa Lillahil ‘Izzah

🍃🌸🌻🌴🌺☘🌷🌾

✍ Farid Nu’man Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top